Active test Avanza

Posted on

GSIC – Global Service Information Center

SISTEM SFI > DATA LIST / ACTIVE TEST

untuk Persiapan Klik di sini



DATA LIST

 

PETUNJUK:
Dengan membaca Data List yang ditampilkan pada intelligent tester, nilainya dapat diperiksa, termasuk beberapa switch, sensor, dan actuator, tanpa melepas part apapun. Membaca Data List sebagai langkah pertama dalam troubleshooting adalah salah satu metoda untuk memperpendek waktu diagnosa.
PERHATIAN:
Dalam tabel di bawah ini, daftar nilai dalam Kondisi Normal hanya merupakan referensi saja. Jangan semata-mata tergantung pada nilai-nilai ini ketika menentukan rusak tidaknya part.
  1. Panaskan mesin.
  2. Putar switch pengapian ke OFF.
  3. Hubungkan intelligent tester ke DLC3.
  4. Putar switch pengapian ke-ON dan hidupkan tester ke-ON.
  5. Pilih menu item berikut ini: Powertrain / Engine / Data List.
  6. Periksa hasilnya dengan referensi ke tabel di bawah ini.


Display Tester Item/Range Pengukuran Kondisi Normal *1 Catatan Diagnosis
Injector Periode injeksi silinder No. 1 /
Min.: 0 ms
Maks.: 32,64 ms
1,4 sampai 2,5 ms: Idling saat mesin dingin
1,0 sampai 1,8 ms: Idling dengan pemanasan mesin
IGN Advance Timing pengapian advance untuk silinder No. 1 /
Min.: -64°
Maks.: 63°
0 sampai 10° BTDC:
Idling (posisi netral)
Knock corr. advance angle Nilai koreksi kontrol knock:
Min.: 0°CA
Maks.: 90°CA
0 sampai 3°CA: Idling
IAC Duty Ratio Duty ratio katup kontrol putaran idle:
Min.: 0 %
Maks.: 100 %
6 sampai 14 %: Idling (OFF A/C, Posisi netral)
20 sampai 60 %: Idling (A/C ON, Posisi netral)
IAC Learning Value Learned Idle Speed Control (ISC) valve step value:
Min.: 0 %
Maks.: 100 %
6 sampai 14 %: Idling
IAC Step POS Idle Speed Control (ISC) step position saat ini:
Min.: 0
Maks.: 255
AFM Tekanan (absolute) intake manifold:
Min.: 0 kPa
Maks.: 255 kPa
70 sampai 104 kPa: Switch pengapian ON (Mesin tidak dihidupkan)
20 sampai 40 kPa: Idling
PIM Tekanan intake manifold aktual
Min.: 0 kPa
Maks.: 255 kPa
80 sampai 110 kPa: Switch pengapian ON (Mesin tidak dihidupkan)
20 sampai 40 kPa: Idling
Engine SPD Putaran Mesin:
Min.: 0 rpm
Maks.: 16.383 rpm
700 sampai 800 rpm (posisi netral): Idling
Coolant Temp Temperatur pendingin mesin
Min.: -40°C (-40,00°C)
Maks.: 215°C (215,00°C)
80° sampai 102 °C (176° sampai 101,67°C):
Setelah mesin dipanaskan:
  1. Jika nilainya -30°C (-22°F) atau kurang: Sirkuit sensor open
  2. Jika nilainya 120°C (120,00°C) atau lebih: Sirkuit sensor shorted
Intake Air Temp Temperatur udara masuk:
Min.: -40°C (-40,00°C)
Maks.: 215°C (215,00°C)
Sama dengan temperatur sekitar
  1. Jika nilainya -30°C (-22°F) atau kurang: Sirkuit sensor open
  2. Jika nilainya 129°C (128,89°C) atau lebih: Sirkuit sensor shorted
Throttle POS Sensor posisi throttle absolute:
Min.: 0 %
Maks.: 100 %
  1. 0 sampai 15 %: Thottle tertutup penuh
  2. 70 sampai 100 %: Katup throttle terbuka penuh
Baca nilainya dengan switch pengapian ON (Jangan menghidupkan mesin)
IDL SIG Status posisi idling sensor posisi throttle:
ON atau OFF
  1. ON: Thottle tertutup penuh
  2. OFF: Throttle terbuka
Vehicle SPD Kecepatan kendaraan
Min.: 0 km/jam
Maks.: 255 km/jam
Kecepatan kendaraan aktual Kecepatan yang ditunjukkan pada speedometer
O2S B1 S1 Output voltase sensor heated oxygen untuk sensor 1:
Min.: 0 V
Maks.: 1,275 V
0.1 hingga 0,95 V:
Pengendaraan (50 km/jam, 31 mph)
O2FT B1 S1 Short-term fuel trim yang dihubungkan dengan sensor 1:
Min.: -100 %
Maks.: 100 %
-20 sampai 20 % -100 sampai 0 Volume injeksi dikurangi
0 sampai 100 Volume injeksi ditambah
O2S B1 S2 Output voltase sensor oksigen untuk sensor 2:
Min.: 0 V
Maks.: 1,275 V
0.1 hingga 0,95 V:
Pengendaraan (50 km/jam, 31 mph)
O2FT B1 S2 Short-term fuel trim yang dihubungkan dengan sensor 2:
Min.: -100 %
Maks.: 100 %
10 sampai 70 %:
Putaran mesin tetap 2.500 rpm
Status O2S Satus rasio udara-bahan dibanding dengan level stoichiometric:
Kurus atau Gemuk
Kurus atau Gemuk
Total FT #1 Total fuel trim:
Min.: 0,
Maks.: 2
0,5 sampai 1,4 Idling Dibawah 1,0: Fuel trim untuk Kurus
1,0 atau lebih: Fuel trim untuk Gemuk
Trouble Code Flag Status deteksi DTC:
ON atau OFF
OFF: Sistem normal
Voltase baterai Voltase baterai:
Min.: 0 V
Maks.: 65,535 V
11 sampai 14 V
Elect Load SIG Sinyal beban kelistrikan :
ON atau OFF
  1. ON: Switch lampu tail ON
  2. ON: Switch defogger ON
A/C SIG Sinyal A/C :
ON atau OFF
ON: A/C ON
PS Signal Sinyal Power Steering :
ON atau OFF
ON: Pada saat steering wheel dibelokkan
Stop Light SW Sinyal lampu rem:
ON atau OFF
ON: Pada saat rem dioperasikan
Drive Status dari posisi shift lever (dalam posisi D):
ON atau OFF
ON: Driving
VVT Position Sudut penggantian VVT:
Min.: 0 °CA
Maks.: 160 °CA
0 sampai 5°CA Idling
0 sampai 10°CA: 3.000 rpm (kecepatan tetap)
VVT Request POS Sudut bidikan VVT :
Min.: 0 °CA
Maks.: 160 °CA
0 sampai 5°CA Idling
0 sampai 10°CA: 3.000 rpm (kecepatan tetap)
VVT OCV Operation Duty Duty ratio kontrol VVT:
Min.: 0 %
Maks.: 100 %
20 sampai 50 %: Idling
VVT Angle Converted Val. Nilai konversi sudut VVT
Min.: 0°CA
Maks.: 160°CA
15 sampai 52°CA: Idling
Aliran Pembersih Evap Duty ratio kontrol EVAP (Purge) VSV:
Min.: 0 %
Maks.: 100 %
0 %: Switch pengapian ON (Mesin tidak dihidupkan)
0 sampai 4 %: Idling
Purge corr. coefficient Koefisien koreksi dari pembersih EVAP:
Min.: 0
Maks.: 0.5
0: Idling dengan pemanasan mesin Pengurangan volume injeksi selama pemurnian EVAP
VF Monitor Koreksi learned air-fuel ratio
Min.: 0,75 V
Maks.: 1,248 V
0,75 sampai 1,248 V

*1: Jika kondisi idling tidak sesuai spesifikasi, pindahkan shift lever ke posisi netral, matikan switch A/C dan matikan semua switch aksesori.

ACTIVE TEST

 

PETUNJUK:
Lakukan Active Test agar memungkinkan komponen termasuk relay-relay, VSV (Vacuum Switching Valve) dan actuator, bekerja tanpa melepas part apapun. Active Test dapat dilakukan menggunakan intelligent tester. Lakukan Active Test sebagai langkah pertama dalam troubleshooting adalah salah satu metoda untuk memperpendek waktu diagnosa.
  1. Data List bisa ditampilkan selama Active Test.
  1. Hubungkan intelligent tester ke DLC3.
  2. Putar switch pengapian ke-ON dan hidupkan tester ke-ON.
  3. Pilih menu item berikut ini: Powertrain / Engine / Active Test.
  4. Lakukan Active Test sesuai dengan tabel di bawah ini.


Display Tester Pengujian Part Range Kontrol Catatan Diagnosis
EVAP VSV Mengaktifkan kontrol VSV (EVAP) ON atau OFF
Fuel Pump Relay Kontrol kecepatan pompa bahan bahan bakar ON atau OFF
IAC Step Mengontrol posisi valve step dari Idle Speed Control (ISC) Min.: 10 langkah, Maks.: 100 langkah Kendaraan: Stasioner
Putaran Mesin: Idling
Voltase baterai: 8,5 V atau lebih
TE1 (TC) Hubungkan EFIT dan E atau DLC3 ON atau OFF
RDFN 1 stage Mengaktifkan motor fan radiator ON atau OFF
VSL All Mengaktifkan semua Vacuum Switching Valves (VSV) ON atau OFF

 

 

GoCar Yamaha Vixion

Posted on Updated on

Foto GoCar KARYA INOVASI GOCAR_VIXION DSCN6001DSCN5980

Karya inovasi siswa SMKN3 Jombang Program KeahlianTeknik Otomotif dari bantuan Yamaha berupa mesin Vega dan Vixion, mesin Vega dijadikan Vega Goes menggunakan bahan bakar LPG dan  mesin Vixion digunakan sebagai penggerak Gocar

Trainer Kelistrikan Body Avanza ukuran 40 x 30 cm

Posted on Updated on

5 Trainer Riting 5K 4 Trainer Saklar tunggal PW
3 Trainer Riting Avanza 2 Trainer Master Pusat PW
1 Trainer Head Light Avanza

 Gagasan/Ide :
Merasa kurang bisa diserap oleh sebagian besar siswa dalam memahami cara kerja Kelistrikan bodi secara klasikal jika dalam penyajiannya hanya melalui gambar/wallchart saja. Maka Ide muncul untuk dapat menambah/mempercepat proses pemahaman tersebut, kita buatkan alat peraga/trainer portable ukuran 40 x 30 cm yang mudah dibawa dan digunakan/ disimulasikan/dipraktikan langsung di ruang kelas teori. Lebih mempercepat lagi bila dalam satu kelas ada 5 unit trainer ini sehingga ada 5 kelompok belajar, sumber daya bisa menggunakan Power Supplay 12V-13,8V, 40A

Animasi Cara Kerja Sw Power Window

Posted on Updated on

Cara Kerja Sw PW aliran arus 28 ANIMASI
Aliran arus saklar ditekan Dw motor berputar kekanan dan Aliran arus saklar ditekan Up motor berputar kekiri

Cara Kerja Sw PW memakai Relay Aliran arus saklar ditekan Dw motor berputar kekanan dan Aliran arus saklar ditekan Up motor berputar kekiri

Identifikasi Saklar Power Window

Gambar Posted on Updated on

Berupa trainer portable ukuran 40 x 30 cm sebagai alat bantu kegiatan PBM Teori di Kelas
Berupa trainer portable ukuran 40 x 30 cm sebagai alat bantu kegiatan PBM Teori di Kelas